Duit Mudah, Bisa Dibuktikan

Dibayar Sampai dengan 90 Juta, mau.......

Join and Get Paid Instantly

Tuesday, 29 April 2008

Merayakan Pesta Perkawinan

Pertanyaan :

Mengadakan Pesta, musik, menyalakan lampu-lampu dan sebagainya saat perkawinan, bagaimanakah hukumnya ?
Mengenai pengumuman perkawinan memang harus dilakukan supaya semua orang tahu dimaksudkan agar terhindar dari gangguan-ganggua orang yang tidak bertanggung jawab. Sebab perkawinan yang dirahasiakan merupakan perkawinan yang batil serta tidak sah. sedangkan pengumuman tersebut dengan mengadakan pesta perkawinan, dimeriahkan dengan musik penerangan lampu-lampu dan hiburan lainnya merupakan salah satu cara untuk melindungi kehormatan seseorang dari tuduhan dan gangguan orang lain, tetapi dengan satu syarat pengumuman itu tidak bertentangan dengan syar'i serta norma-norma yang lainnya.
Adapun diadakan pernikahan dengan ucapan sighat taklik itu adalah cara untuk melindungi wanita dari tindakan suami yang tidak bertanggung jawab atau suami yang sewenang-wenang dalam masalah mas kawin, naskah dan lain sebagainya.

Friday, 11 April 2008

Siksa Kubur



Pertanyaan : Apakah benar siksa kubur itu ada ?

Jawaban :

Siksa kubur memang ada seperti banyak dibuktikan dalam AL-Qur'an dan hadits. akan diperlihatkan diperlihatkan pada mayat sewaktu dalam kubur, suatu hal yang pasti akan dialami kalak dari siksa neraka. Seperti dijelaskan dalam AL-Qur'an betapa keras siksa yang dialami Fir'aun dalam alam kubur atau barzah, "Kepada mereka ditampakkan nereka pagi dan petang. Dan pada hari kiamat diperintahkan kepada para malaikat; Masukkanlah Fir'aun dan kamumnya ke dalam azab yang sangat keras." (QS. AL-MUKMIN ; 40)

Hadits-hadits Rasulullah juga menerangkan tentang siksa kubur, diantaranya "Tanah-tanah merangkul dan menghimpit tubuh sehingga tulang rusuk yang kanan beradu dengan tulang rusuk yang kiri". Jadi, memang siksa kubur itu adalah ada dan nyata meskipun secara fisik kita tidak dapat melihat dan tidak dapat memberikan suatu bukti ilmiah. Jika ditanya tentang siksa kubur maka akan tergantung dengan pribadi setiap orang karena hal ini menyangkut soal keimanan.

Thursday, 10 April 2008

Teka-teki Kehidupan Manusia

Alhamdulillah, wa shalallahu alla sayidina muhammadin. Manusia, banyak hal yang berada di sekelilingnya yang dapat dirasakan oleh indra yang dimiliki. Ini menunjukkan bahwa kita berada pada alam indrawi / dunia yang dapat dirasakan oleh manusia maupun binatang, karena merekapun paling sedikit mengetahui adanya apa yang terjangkau oleh matanya, terlepas apakah mereka memahaminya atau tidak. Tetapi apabila menyangkut alam lain hanya manusia saja yang dapat memahami dan mengerti berdasarkan apa yang mereka yakini. Alam yang disebutkan barusan melebihi tingkatannya dibandingkan dengan alam indrawi karena hal itu jauh dari jangkauan akal pikiran manusia.

Selanjutnya kita berpikir tentang diri kita dan apa yang ada di dalamnya. Ketika itu kita menemukan adanya keinginan atau dorongan untuk berbuat sesuatu, entah sesuatu yang baik maupun buruk. Ada dorongan yang mengantar kita menyadari bahwa ada alam lain di atas alam manusia, bahkan sebagian manusia mempercayai adanya Tuhan Pencipta alam semesta dan seisinya. Boleh jadi seperti yang dikemukakan Ibn Khaldun, yang dikenal sebagai ‘Bapak sosiologi’ dapat membuktikan kebenaran adanya alam ketiga ini melalui mimpi-mimpi yang tidak kita pikirkan sebelumnya. Lalu kita melihat dalam tidur dan selanjutnya terbukti di alam nyata.

Coba kita renungkan sejenak, setelah meninggalkan hiruk-pikuk kehidupan anda. membayangkan Kekuatan Yang Maha Kuasa yang mengatur alam semesta ini. Anda terdorong untuk berhubungan dan menyatu dengan-Nya. Itulah bisikan fitrah tentang wujud dan kekuasaan Tuhan. Apapun yang terjadi dalam kehidupan manusia atau yang berkaitan dengannya, maka ia tidak keluar dari sesuatu yang jelas sebabnya atau yang tidak diketahui sebabnya.

Kita dapat melakukan upaya untuk menghindari segala sesuatu yang tidak kita senangi, bila hal tersebut diketahui sebabnya, misalnya terjadi kebakaran dapat kita hindari dengan berupaya menghindarkan kobaran api. Meski demikian, banyak hal yang tidak kita ketahui secara persis sebabnya sehingga kita namai kebetulan. Atau jika terlalu banyak kemungkinan suatu penyebab sehingga sukar untuk menentukan langkah menghindar. Dari sinilah kita pada akhirnya kembali dan berserah diri kepada Allah Sang Pencipta dan Pengatur segala sesuatu sebab, setelah melakukan apa yang kita usahakan.

Seandainya dalam kehidupan ini tidak ada sesuatu yang tidak kita ketahui penyebabnya, maka rasa takut dan harapan tidak akan hinggap di hati manusia, dan apabila keduanya tidak ada maka akan seperti yang tertulis dalam filosof muslim, Abu Nashr Muhammad al-Farabi (Wafat 950 M). “Tidak akan ada peraturan baik dalam bidang syariat maupun politik, karena tanpa rasa takut dan harapan seseorang tidak akan melakukan sesuatu untuk esok harinnya, dan tidak pula seorang yang dipimpin akan mematuhi pemimpinnya. Pemimpin pun tidak akan memperhatikan sesuatu yang dipimpinnya. Tidak ada seorang pun yang akan berbuat baik kepada selainnya. Bahkan tidak seorang pun akan taat kepada Tuhan, tidak juga akan ada yang mempersembahkan kebajikan.

Demikianlah harapan dan rasa takut sungguh merupakan kebutuhan manusia dalam hidup ini, sedangkan harapan dan rasa takut itu berada di luar alam indrawi manusia, serta berkaitan erat dengan wujud yang Maha Agung, Allah SWT.

Manusia Paling Agung



Alhamdulillah, wa shalallahu alla sayidina muhammadin. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang masih memberi kita kesehatan dan kekuatan iman ditengah zaman yang semakin tipis dengan iman. Serta semoga shalawat dan salam selalu tercurah pada junjungan kita nabi besar Shalallahu alla sayidina Muhammad wa alla alihi wasobhi wa sallam.

Sebelum baca artikel ini, saya harap sobat semua mau mengawali dengan membaca basmallah dan diniatkan untuk membaca shalawat sekali untuk keseluruhan artikel jika memang ada / disebutkan nama nabi besar kita Muhammad SAW.

Islam..! Selalu dikaitkan dengan Allah sebagai tuhan yang Esa dan Muhammad sebagai Rasul dan utusan-Nya. Rasanya tidak lengkap iman jika kita hanya tahu siapa rasul kita tanpa mengenal lebih jauh sifat dan kepribadian beliau. Dalam kesempatan ini, akan saya tulis sekilas tentang siapa itu Rasulullah sebagai pembukaan untuk penulisan sejarah dan kisah hidup Muhammad yang dapat anda baca pada artikel selanjutnya.

Adalah Muhammad Rasulullah SAW. manusia yang yang mempunyai kepribadian yang paling bagus seperti sabda beliau; ‘Addabani Rabbi, fa ahsana ta’dibi’ (Tuhanku mendidikku, maka sungguh baik hasil pendidikanku). Maka Rasulullah adalah ‘uswah’ (teladan) dalam sifatnya yang luhur. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya ;

“Sesungguhnya telah ada pada Rasulullah (Muhammad SAW) teladan yang baik bagi siapa yang mengharap (anugerah) Allah dan (ganjaran) Hari Kemudian, serta banyak menyebut nama Allah. (QS. 33 AL-AHZAB : 21)

Muhammad SAW. dilahirkan setelah ayahhandanya Abdullah meninggal dunia. Dan ketika beliau berusia enam tahun, ibunya Aminah wafat. Kemudian ia ikut kakeknya Abdul Muthalib yang tidak lama meninggal dunia pula, akhirnya beliau diasuh pamannya Abu Thalib. Sejak kecil beliau bekerja menggembala kambing, lalu ikut berdagang bersama pamannya ke luar kota yang pada akhirnya beliau menjalankan usaha dagang milik janda Khadijah yang dinikahinya.

Sampai pada umur empat puluh tahun beliau diangkat oleh Allah menjadi Rasul-Nya, sebagai rahmat bagi semesta alam. Rasulullah SAW mengaku diperintahkan untuk menyatakan ; ‘Aku tidak lain dari manusia seperti kamu juga, hanya saja aku mendapat wahyu.’ Justru itulah yang menjadikan beliau manusia yang paling agung, sebagaimana firman Allah :

‘Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.’ (QS. 68 AL-QALAM : 4)

Ciri-ciri fisik Rasulullah SAW tingginya sedang, tidak gemuk ataupun kurus, bahunya lebar, dadanya bidang, ototnya kekar, kepalanya sedikit agak besar, dihiasi rambut hitam gelap, sedikit ikal terurai sampai kepundaknya, serta selalu tersisir rapi. Wajah beliau bulat bagai bulan purnama, matanya hitam cemerlang dan bersinar, putih matanya sangat jernih, bulu matanya hitam, panjang dan tebal sehingga terlihat seperti memakai celak. tangannya laksana sutera, langkahnya cepat dan luwes seperti orang yang turun dari ketinggian. Bahasanya jelas dan indah terdengar. Seringkali jika bicara menggelengkan kepalanya, dan menepuk telapak tangannya dengan jari telunjuk, serta menggigit-gigit bibirnya. Kalimat yang penting sering diulang tiga kali agar dapat dipahami.

Bila menoleh beliu menoleh dengan seluruh badannya, bila menunjuk beliau menunjuk dengan seluruh jarinya. Beliau tidak makan kecuali lapar dan apabila makan tidak kenyang serta selalu memulainya dengan basmalah. perawakannya gagah penuh wibawa.

Demikianlah sebagian sosok manusia paling Agung Muhammad Rasulullah SAW. yang telah mengobarkan api islam bersama para sahabat, membawa manusia dari kegelapan dan menuju dunia yang terang benderang. Sebagai muslim, mengimani Rasulullah SAW. adalah suatu kewajiban berikut menghormati dan memuliakannya, Shalawat adalah tanda kecintaan kepadanya seperti yang diperintahkan dalam hadits dan AL-QUR’AN ;

“Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku niscaya Allah akan mencintai kalian.” (QS. 3 ALI-IMRAN : 31)

Kecintaan terhadap Rasulullah, diriwayatkan suatu peristiwa; Abu Dzar rela menanggung haus demi sang kekasih, ialah ketika ia berusaha keras mendorong untanya agar dapat mengejar kembali kafillah Rasulullah. Setiap ia berusaha hasilnya tetap sia-sia, akhirnya Abu Dzar mengambil barang-barangnya dan berjalan kaki di padang pasir dalam terik matahari yang dahsyat. Diwaktu itu Abu Dzar sangat kehausan, namun tidak dipikirkannya. Baginya yang terpenting adalah sampai ke kafilah Rasulullah, kemudian bergabung dengan sahabat-sahabatnya. Dia terus melangkah tiba-tiba matanya melihat segumpal awan di sudut langit, ia menuju ke arah itu karena berkeyakinan hujan akan turun di sana.

Ternyata di sana ia memang menemukan batu besar yang menampung sedikit sisa-sisa hujan. Abu Dzar menghirupnya sedikit saja, tidak meminumnya sampai puas. “Sebaiknya air ini kubawakan untuk Rasulullah, mungkin beliau merasa haus dan tidak mempunyai persediaan air.” hanya itu yang ada dibenak Abu Dzar. Dituangkanlah air itu ke dalam girbah (tempat air), lalu dipikulnya bersama barang-barang bawaannya.

dengan semangat yang tinggi ia menapaki panas dan tinggi rendahnya padang pasir, hingga dari jauh kelihatan bayangan hitam. Dari jauh pula samar-samar prajurit pasukan islam melihat bayangan hitam dan berkata : “Ya Rasulullah, seakan-akan ada orang yang datang ke arah kita.” Rasulullah berkata; “Alangkah baiknya kalau itu Abu Dzar.” Bayangan hitam itu semakin dekat sehingga salah seorang diantaranya berteriak; “Demi Allah, dia adalah Abu Dzar.” Rasulullah berkata ; “Semoga Allah ampunkan Abu Dzar, Abu Dzar hidup sendirian, mati sendirian, dan dibangkitkan sendirian.”

Sebelumnya Abu Dzar dianggap yang tertinggal dari kafillah Rasulullah, dianggap membelot, dan pulang meninggalkan kafilah Rasulullah, sebagaimana beberapa sahabat yang lain. Rasulullah menyambut Abu Dzar, beliau mengambil pikulan dari pundaknnya lalu diletakkannya ke tanah. Karena terlalu letih dan haus, Abu Dzar pun terkulai tak berdaya di tanah. “Ambilkan air, beri dia minum, dia sangat haus,” kata salah seorang, Abu Dzar berkata dengan suara lemah ; “Ya Rasulullah, aku punya air…” Nabi bertanya ; “Engkau punya air, tapi engkau tidak minum ?” Abu Dzar berkata lagi ; “Betul ya Rasulullah. Demi Allah, tadi aku melihat batu besar yang menampung air. Setelah kuhirup sedikit, kukatakan pada diriku; tenggorokan ini tidak akan meneguknya sebelum kekasihku Muhammad Rasulullah meneguknya.”

Demikianlah kecintaan para sahabat terhadap manusia agung Muhammad Rasulullah SAW, seterusnya sejarah mencatat kecintaan para sahabat berjihad bersama dalam menegakkan Islam, walaupun sampai mempertaruhkan nyawa.


Assalamualaikum, Wa Shalallahu Alla Sayidina Muhammadin. Sobat semua..! Ini postingan pertama saya, dan sekarang lagi nggak ada ide mau tulis apaan. Tapi dari pada blog kosong nggak ada isinya, saya tulis aja apa yang terlintas dibenak saya.


“Taubat”, pasti semua sudah tidak asing mengenai yang satu ini. Sering kali kita mendengar melalui percakapan sehari-hari, membaca buku, atapupun dari tayangan televisi yang digambarkan melalui berbagai macam cara. Secara umum orang sudah tahu seperti apa itu taubat, tapi sebagian besar dari kita mengganggap hal itu sebagai hal yang sepele. sering menunda-nunda seolah-olah kita dapat bertaubat dilain waktu, padahal sebagai orang islam kita tahu bahwa kematian setiap makhluk yang bernyawa berada di tangan Allah, entah itu kapan dan di mana tidak ada ada yang mengetahui.

Seperti dalam firman Allah Berikut ini :


“Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya)”. (QS. AL – MUKMIN : AYAT 67)


“Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: "Sesungguhnya saya bertobat sekarang" Dan tidak (pula diterima tobat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih”. (QS. 4 An-Nisaa’ : AYAT 18)


Jadi sudah jelas dengan firman Allah di atas bahwa semua manusia sudah ditentukan ajalnya tidak tahu kapan dan di mana, itu rahasia Allah. Jadi kenapa masih ditunda, taubat sekarang, hari ini, dan detik ini juga tak peduli seberapa besar dosa yang kita perbuat Allah pasti mengampuni. Lagian taubat sudah menjadi kewajiban bagi setiap muslimin dan muslimah. Seperti firman Allah Ta’ala :


“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb Kami, sempurnakanlah bagi Kami cahaya Kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. 66 At Tahrim: AYAT 8)


“Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS. ASY-SYUURA : AYAT 25)
“Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. 25 AL-FURQON : 70)


Allah mengganti syirik dengan iman, zina dengan pengampunan demikian juga kemaksiatan diganti dengan ketaatan.


Pernah ada suatu kisah ketika Umar ra. menyusuri jalan-jalan kota madinah, ia bertemu dengan seorang pemuda yang membawa botol di balik bajunya. Lalu Umar ra. berkata, ‘Botol apa yang kamu bawa di balik bajumu ?’ Sesungguhnya botol itu berisi arak. Pemuda itu sangat malu, gemetaran, sambil merintih dalam hati, ‘Ya Tuhanku, janganlah engkau membuat aku malu di hadapan umar, maka aku berjanji tidak akan mimum arak lagi selamanya.’ Kemudian si pemuda baru berani berkata, ‘Wahai Amirul mukminin, botol yang kubawa ini adalah cuka.’


‘ Coba perlihatkan padaku agar aku bisa melihat’. Kata Umar. Kemudian si pemuda membuka botol di hadapan Umar ra, dan ternyata botol yang di bawa memang berisi cuka.


Pikir dan renungkan! Makhluk yang bertobat karena takut kepada makhluk lain, itupun Allah merubah araknya bisa berubah menjadi cuka karena ikhlasnya bertobat kepada Allah. Andaikan ada ahli maksiat yang bertobat dengan tobat nashuha (sungguh-sungguh tobat) dan menyesali dosa-dosanya, maka Allah akan mengganti semua kemaksiatannya dengan pahala sebagaimana Allah mengganti arak dengan cuka.


Cukup sekian dulu yah.., lain waktu saya sambung lagi. Thanx udah mau meluangkan waktu untuk baca tulisan ini dan semoga bermanfaat bagi anda sekalian. Assallamualaikum..